Status Organisasi STAPALA

STAPALA adalah Kelompok Pencinta Alam di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Stapala ditetapkan sebagai lembaga otonom oleh Senat, dengan SK 067/SKP.01/III/85 tgl 4 maret 1985 yang ditandatangani Ketua Senat saat itu  Suyatno Harun (STAN 77)

Tujuan Kelompok Pencinta Alam STAPALA

Tujuan keberadaan STAPALA adalah Menanamkan rasa cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan tanah air, Mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa dan alumni di lingkungan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara , Menampung, menyalurkan dan mengembangkan kreativitas mahasiswa dan alumni di lingkungan  Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dalam hal kecintaan terhadap alam.

Maraknya kegiatan-kegiatan Outbond Training pada perusahaan atau organisasi/lembaga pada masa sekarang membuktikan bahwa kegiatan-kegiatan di alam bebas sangat mendukung terciptanya manusia yang berdedikasi, penuh semangat, peduli, kompak, dan berjiwa pemimpin. Continue Reading »

Jika orang mengatakan “experience is the best teacher”, maka pengalamanku September ini adalah mahagurunya. Berawal dari sebuah rencana ekspedisi pendakian ke luar negeri yaitu Mount. Elbrus di Russia oleh organisasi pecinta alam STAN, STAPALA. Mulai dari persiapan pencarian dana,  seleksi calon atlet, perijinan dll, akhirnya berangkatlah empat orang pemuda yang telah ditempa selama berbulan-bulan. Saya , Prabu Kusuma a.k.a Kus-Kus, Frassetto Dahniel a.k.a Gaek, dan yang paling muda Hifzil Lahuda a.k.a Ijil……………………………………………….

Pada tanggal keberangkatan diadakan upacara pelepasan atlet sebelum menuju Bandara Soetta. Upacara yang sederhana namun cukup membuat saya merasa menjadi harapan banyak orang. Dihadiri oleh teman-teman STAPALA, salah satu orang tua atlet, beberapa senior dan tentu saja pelatih kami, Bang Rachmad. Setelah sambutan demi sambutan selesai, kami berangkat. Tiga mobil penuh dengan teman-teman ikut mengantar sampai bandara. Sekali lagi, detik-detik menjelang boarding, jabat tangan, pelukan erat teman-teman dan tepukan melayang ke pundak kami. Kalimat-kalimat motivasi terlontar dari mulut mereka sambil melambaikan tangan. Sampai ketemu 12 hari lagi……………………………………………………………………………………………………………. Continue Reading »

Sebanyak empat orang pendaki Indonesia dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang tergabung dalam kelompok pecinta alam STAPALA bertekad menaklukan puncak gunung Elbrus (5642 mdpl) yang merupakan gunung tertinggi di Eropa. Mereka adalah Prabu Kusuma Nusa Putra, Eko Santoso, Frassetto Dahniel dan Hifzil Waldy Lahuda.

Meskipun berbadan kecil, tekad dan semangat dari para mahasiswa tersebut sangat tinggi untuk mengibarkan bendera Merah Putih di hamparan padang salju di puncak Elbrus bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, 9 September 2011. Misi yang diemban tim STAN ini adalah untuk mewujudkan peran mahasiswa yang aktif dan dinamis dimana pendakian sebagai sarana dalam pengembangan soft skill & hard skill Sumber Daya Manusia.

Pada tanggal 4 September 2011 tim STAN tiba di Moskow bertepatan dengan Hari Ulang Tahun kota Moskow ke-864. Sebelum bertolak ke Mineralnye Vody, pada tanggal 5 September 2011 mereka diterima Counsellor /Penanggung Jawab Fungsi Pensosbud M. Aji Surya dan Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Moskow Sekretaris Kedua Lailal Khairiah Yuniarti dan Sekretaris Kedua Enjay Diana di KBRI Moskow. Continue Reading »

Rekan-rekan Stapala, berikut ini saya lampirkan salah satu catatan perjalanan dari senior-senior tahun 1990-an. Perjalanan yang luar biasa dan sedikit nekat. Terima kasih tuk Palpi 901 yang rela mengetik ulang laporan ini. Mudah-mudahan catatan perjalanan senior yang lainnya bisa segera menyusul didigitalisasi. Terutama untuk perjalanan gunung es nya. Selamat menikmati dan bernostalgia.-Dosko, 802/2006-

Pukul 09.00 dengan diawali dengan doa dan tos STAPALA berangkat dari posko tercinta G.106. tim yang terdiri dari Didik Catyono (346/SPA/92), Wasis Pramono (376/SPA/93), Koko Riyantoko Nugroho (382/SPA/93), Wahyu Purwanto                 (361/SPA/92) mampir ke Bintaro Plaza untuk menambah cash dan membeli logistic yang kurang. Tim menggunakan bank BCA cash milik koko untuk mensuplai seluruh kebutuhan dana, sehingga memudahkan kita untuk control dana dan pengamanan dana. Tim sholat dzuhur dan makan di terminal Pulo Gadung. dengan hati masih penuh perencanaan dan pertanyaannya mungkinkah?? Continue Reading »

Langkah kakiku mantap berjalan
Menuju hutan rimba
Di bawah panji-panji STAPALA
Kami siap melangkah

S’lamatkan rimbaku dari bencana
S’lamatkan batuan dari cat merah
Hindarkan alamku dari angkara
Satukan langkahku cegah mereka

Lihatlah…
Semeru gagah…
Pangrango indah…
Arjuna permai… Continue Reading »

Dear All Stapala, Mohon maaf, Aku nggak bisa hadir di Hari Ulang Tahun Stapala ke 30. Saat ini Aku sedang di Jepang, dalam rangka melaksanakan tugas belajar dari Departemen Keuangan. Sedikit cerita tentang Universitasku yaitu International University of Japan. Yang unik, universitas ini disebut sebagai United Nation kecil di Jepang, karena mahasiswa yang kuliah disini dari 41 negara bahkan pernah mencapai 50 negara lebih. Lengkap, ada mahasiswa dari Eropa, Amerika, Afrika, Australia dan tentu saja dari Asia. Understanding antar culture sangat diutamakan. Itu sangat bermanfaat dalam interaksi sosial kita.

Aku ingin Sharing pengalaman agar Kita semua bisa maju dan sukses….

Sesungguhnya apa yang membuat Aku masih semangat belajar itu adalah kata-kata yang selama ini Aku coba populerkan di Stapala.. “Never Ending Adventure”. Kata-kata ini terkesan njiplak, Yogyakarta Never Ending Asia. Kata Asia Aku ganti adventure. Aku  memunculkan kata-kata ini ketika jadi Kordinator Pelaksana (Korlak) Sarasehan di Bandung tahun 2006. Aku merancang kaos berlogo Stapala dan di bawahnya dituliskan kata-kata itu. Kata-kata itu begitu menginspirasiku. Continue Reading »

Rapat Anggota Tahunan (RAT) adalah salah satu kegiatan terpenting STAPALA. Selain mendengarkan pertanggungjawaban Kepengurusan (BPH) lama, juga dipilih Kepengurusan baru (BPH) STAPALA. Tentu saja banyak hal-hal yang sangat menarik dan menentukan bagi organisasi. Bagi anak STAPALA penggemar rapat atau yang concern dengan organisasi, inilah tempatnya mengasah kemampuan. Kadang pembahasan atau perdebatan  seru nggak ketahuan ujung pangkalnya dan bisa berlangsung sampai dini hari. Begitu serunya Rapat Anggota.

Pembahasan Program kerja atau pembahasan AD ART adalah acara seru lainnya yang biasa terjadi di Rapat Anggota Tahunan. Pembahasan pasal per pasal seru luar biasa. Pada kegiatan inilah anak anak Stapala belajar bagaimana mengikuti rapat besar, Memimpin rapat, berdebat, negosiasi, lobby, atau ber strategi untuk tim sukses salah satu kandidat ketua STAPALA. Continue Reading »

Outbond pertama kali dikenalkan di STAPALA adalah untuk Peserta Gladian Kepemimpinan Stapala 1998. Sejak saat itu STAPALA merintis untuk mempunyai tim Outbond. Kegiatan Outbond memang kemudian sempat nge trend dikalangan perusahaan/instansi pemerintah. Beberapa instansi dari STAPALA alumni sengaja me outsource kegiatan ini ke anak-anak STAPALA.

Di dalam kampus pun, STAPALA mempunyai client-client outbond seperti BEM (d/h SENAT)  atau organisasi Intra lainnya. Tahun 2001 STAPALA untuk pertama kalinya mengadakan Train of Trainer (TOT) Outbond untuk mendapatkan trainer atau fasilitator handal. Tahun 2004 Tim Outbond STAPALA menamakan dirinya NUASA ALAM STAPALA. Sampai dengan sekarang STAPALA masih dipercaya untuk meng organize kegiatan-kegiatan outing atau outbond dari beberapa Instansi. Continue Reading »

Di periode akhir tahun 90 an, ketika kebersamaa anak STAPALA dirasakan menurun, dimunculkan kegiatan Malam Keakraban. Tujuannya agar kehangatan dan kebersamaan keluarga besar STAPALA tumbuh kembali. Acara biasanya di Posko STAPALA dan diisi dengan diskusi, ngobrol-ngobrol dan makan bersama.

Kalau biasanya ngobrol di posko adalah informal, di malam keakabraban (MAKRAB) setengah formal. Semua masalah yang ada didiskusikan bersama, dan dicari alternatif solusi bersama. Benar-benar seperti keluarga…. Continue Reading »

Selain kegiatan petualangan di alam bebas, STAPALA punya banyak kegiatan sosial atau kemasyarakatan. Kalau donor darah sudah ada sejak tahun 80 an, periode berikutnya ada kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar kampus. Di tahun 2000 an ada sunatan massal, dan terakhir ada kegiatan-kegiatan untuk anak-anak panti asuhan.

Sesuai dengan keahlian anak-anak STAPALA, anak-anak panti asuhan di ajak bermain dan berlatih kegiatan alam bebas. Anak-anak itu biasanya sangat menikmati permainan-permaianan seperti flying fox dan lain-lain. Idenya adalah…memberi dan memberi ! Continue Reading »

Pelatihan kepemimpinan awalnya adalah ajang pelatihan bagi calon-calon pengurus STAPALA (Badan Pengurus Harian ). Pertama kali diadakan pada tahun 1992. Dirasakan perlu bagi anggota STAPALA, tidak hanya pengetahuan tentang alam bebas, tapi juga bagaimana menjalankan organisasi. Gladian Kepemimpinan versi awal ini adalah kelanjutan dari DIKLAT STAPALA dan diperuntukan terutama bagi anggota STAPALA pemula.

Pada perkembangan selanjutnya, di tahun 2003/2004 Gladian Kepemimpinan, disingkat Geka, di pegang langsung oleh STAPALA Alumni.Diharapkan pengetahuan dan pengalaman alumni yang sudah mumpuni akan menambah value dari Geka. Tujuan Geka pun kemudian meningkat menjadi Manusia Indonesia yang bermanfaat !  Badan Diklat (BADIK) menyelenggarakan GeKa sejak tahun 2006. Materi nya pun meningkat, tidak hanya hard skill atau juga soft skill. Continue Reading »

Next Page »



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.