Kami mengajak seluruh Anggota STAPALA di seluruh Nusantara untuk menghadiri SARASEHAN NASIONAL STAPALA 2012 pada:

Tanggal 9-10 Juni 2012 di Aquarius Orange Resort, Puncak Bogor.

Acara : Silaturahmi STAPALA alumni seluruh Indonesia, Pemilihan Ketua Forum STAPALA alumni, Pembahasan program STAPALA Alumni,Hiburan,makan-makan,Foto foto…

Informasi dan konfirmasi kehadiran :

  • Galih(08551009801),Jabrix(081584734123),
  • Ayip(081355925587),Assue(0816891669),
  • Jono(0811998297),Tepi(08159994557,
  • Imam(081318256638),Idris(08129635470),
  • Jupret(085715328758)

Info : www.stapala.com, milis Stapala, FB Group Stapala

Rekening Donasi :
BCA an.PPA STAPALA no.0713012723
Mandiri an.PPA STAPALA no.1010005733967

Status Organisasi STAPALA

STAPALA adalah Kelompok Pencinta Alam di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Stapala ditetapkan sebagai lembaga otonom oleh Senat, dengan SK 067/SKP.01/III/85 tgl 4 maret 1985 yang ditandatangani Ketua Senat saat itu  Suyatno Harun (STAN 77)

Tujuan Kelompok Pencinta Alam STAPALA

Tujuan keberadaan STAPALA adalah Menanamkan rasa cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa dan tanah air, Mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa dan alumni di lingkungan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara , Menampung, menyalurkan dan mengembangkan kreativitas mahasiswa dan alumni di lingkungan  Sekolah Tinggi Akuntansi Negara dalam hal kecintaan terhadap alam.

Maraknya kegiatan-kegiatan Outbond Training pada perusahaan atau organisasi/lembaga pada masa sekarang membuktikan bahwa kegiatan-kegiatan di alam bebas sangat mendukung terciptanya manusia yang berdedikasi, penuh semangat, peduli, kompak, dan berjiwa pemimpin. Continue Reading »

Aku dan Gunung-Gunung itu   Oleh ANGGI RAHMAD PRAMANAendji Gobok”  (787/SPA/06)

Gunung gunung itu masih gagah berdiri,
tanpa pernah kutaklukkan.
Aku hanya berjalan di tanahnya,
menyusuri hutannya,
menembus kabutnya.

Gunung gunung itu masih tinggi menjulang,
tanpa pernah kutaklukkan.
Aku hanya menapaki puncaknya,
bangga sesaat.
Aku harus turun lagi,
bertempur lagi dengan hari hari yang biasa. Continue Reading »

Difai di Rinjani

Pelajaran memahami manusia dan lingkungan (Difai 184/SPA/89)

Lima tahun gua aktif di Stapala (1989-1994). Banyak hikmah dan pelajaran yang gua dapat. Terutama pelajaran memahami manusia dan lingkungan.  Kita pernah nyasar di gunung Rinjani sampe bermalam di tepian jurang. Lihat betapa lemahnya kita.   Kita pernah ngga jadi masuk goa di jawa tengah gara-gara ngga dapat ijin dari aparat setempat.

Lihat betapa bodohnya kita.  Kita pernah menyanyikan lagu indonesia  raya di puncak2 tertinggi. Lihat betapa patriotisnya kita.  Persahabatan,  persaudaraan, canda, tawa,  kesedihan, kegembiraan,  semua terekam jelas di dinding-dinding posko, semua tertulis jelas dalam buku diary, semua tertoreh indah di mading nuansa. Dan sekarang semua itu dirangkum dalam tehnologi internet. Semua menyatu memenuhi kerinduan akan masa-masa indah itu. Dari pojok meulaboh hingga tanah papua. Ah…. kenapa jadi puitis begini. Pokoknya selamat ultah deh Stapala Continue Reading »

Jika orang mengatakan “experience is the best teacher”, maka pengalamanku September ini adalah mahagurunya. Berawal dari sebuah rencana ekspedisi pendakian ke luar negeri yaitu Mount. Elbrus di Russia oleh organisasi pecinta alam STAN, STAPALA. Mulai dari persiapan pencarian dana,  seleksi calon atlet, perijinan dll, akhirnya berangkatlah empat orang pemuda yang telah ditempa selama berbulan-bulan. Saya , Prabu Kusuma a.k.a Kus-Kus, Frassetto Dahniel a.k.a Gaek, dan yang paling muda Hifzil Lahuda a.k.a Ijil……………………………………………….

Pada tanggal keberangkatan diadakan upacara pelepasan atlet sebelum menuju Bandara Soetta. Upacara yang sederhana namun cukup membuat saya merasa menjadi harapan banyak orang. Dihadiri oleh teman-teman STAPALA, salah satu orang tua atlet, beberapa senior dan tentu saja pelatih kami, Bang Rachmad. Setelah sambutan demi sambutan selesai, kami berangkat. Tiga mobil penuh dengan teman-teman ikut mengantar sampai bandara. Sekali lagi, detik-detik menjelang boarding, jabat tangan, pelukan erat teman-teman dan tepukan melayang ke pundak kami. Kalimat-kalimat motivasi terlontar dari mulut mereka sambil melambaikan tangan. Sampai ketemu 12 hari lagi……………………………………………………………………………………………………………. Continue Reading »

  1. Kordinator Wilayah (Korwil), Aceh, Irwansyah Setianegara, Gatot, 797/SPA/2006, KPP Pratama Subulussalam
  2. Kordinator Wilayah (Korwil), Sumatera Utara, Jatmiko Edhi, Jaet, 780/SPA/2004, KPP Pematang Siantar
  3. Kordinator Wilayah (Korwil), Sumatera Barat dan Bengkulu, Reza Dias P, Reman, 793/SPA/2006, KPP Padang
  4. Kordinator Wilayah (Korwil), Riau dan Jambi, Maulid Purnama, Ulied, 106/SPA/1985, BPKP Pekanbaru
  5. Kordinator Wilayah (Korwil), Riau Kepulauan, Adi Galih W, Tegil, 809/SPA/2006, KPP Tanjung Balai Karimun
  6. Kordinator Wilayah (Korwil), Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Mufriyandi, Andi Padang, 370/SPA/1993, Perum Pegadaian Palembang
  7. Kordinator Wilayah (Korwil), Lampung, Andri Dwinanto, Buluq, 458/SPA/1994, KPPNL Bandar Lampung
  8. Kordinator Wilayah (Korwil), Banten, Selly Kuntiardini, Gerie, 813/SPA/2007, BPK Serang
  9. Kordinator Wilayah (Korwil), Jawa Barat, M. Muttaqun, Qunqun, 735/SPA/2003, KPP Pratama Kerawang Selatan Continue Reading »

Sabtu 24 November 1990

Hari lang tahun stapala ke 11. Tidak ada perayaan apa-apa. Kami akan memperingatinya dengan berjalan menyusuri pantai. Judulnya Long March Anyer Beach. Payahnya, kami harus bayar lima ribu untuk transportasi. Kami menumpang truk ABRI dari kampus. Penuh sekali, hampir 50 orang ikut serta. Sebagian besar anggota stapala, sebagian lagi partisan. Jam 16.00 kami meninggalkan kampus menembus malam minggu Jakarta yang macet.
Tepat di sebrang mercu suar pantai anyer kami turun dari truk. Mula- mula diadakan acara renungan yang aku tidak jelas isinya. Aku lebih asik ngobrol. Kemudian rombongan dipecah dua. Satu rombongan adalah tim inti yang akan berjalan di depan. Sisanya tim penggembira. Tim inti punya target harus tiba di pantai carita pada jam tertentu. Continue Reading »

Sabtu, 27 Juli 1991. MENINGGALKAN KESIBUKAN POSKO STAPALA

Posko penuh dengan pengumuman-pengumuman. Saat ini memang sedang digunakan sebagai Posko Pekan Penghijauan Kampus. Semua anggota stapala jadi panitia pelaksana. Hari-hari mendatang pasti posko akan terus bertambah ramai. Walaupun begitu kesibukan posko tidak dapat menutupi suasana suntuk anak-anak stapala, terutama angkatan 89/90. Sepuluh hari yang lalu beberapa anggota stapala yang terbilang paling aktif harus drop out. Tentu saja Suasana berkabung belum hilang dari posko. Aku lihat teman-teman 89/90 tidak se-ngocol biasanya. Aku sendiri suntuk melihat posko.Semalam aku bersama Ogun dan Inge punya ide untuk menghilangkan suntuk dengan mendaki gunung salak. Murah meriah. Ternyata banyak rekan yang kemudia ikut ; Padel, lye, Winda, agup, dan terakhir Kupang. Hari ini kami kumpul di posko. Continue Reading »

Jumat, 26 April 1991.LEBARAN NYA ANAK STAPALA
Lebanon baru berlalu sepuluh hari yang lalu. Anak-anak STAPALA mengadakan kegiatan “Ketupat Lebaran”. Tempat dan waktunya ditentukan oleh masing-masing kelompok. Tentunya di daerah masing-masing. Aku kebagian memimpin pendakian 6unung Gede pangrango. Tentunya untuk anggota stapala yang rumahnya di Jakarta. Rencananya rombongan di bagi dua. Tim leader akan mendaki dua gunung sekaligus, gede dan pangrango. Sedangkan tim kedua hanya mendaki gunung gede, dan berangkat lebih akhir.Hari ini, Aku, iye,ogun,padel,difai,agup,prast,dedi medan, anggota tim leader berangkat dari Posko Stapala. Nggak lupa Kita berlebaran dan bersalam-salaman satu sama lain. Setelah sholat maghrib.Dilepas oleh dedi Abdul, yang single fighter menunggu posko. Setelah lepas dari calo-calo terminal cililitan yang keparat kami tiba di Cibodas. Waktu sudah hampir tengah malam. Continue Reading »

Sabtu, 27 Oktober; 1990, Lewat Jalur Selabintana

Dani Jenderal ke rumahku. Pagi tadi kami janjian untuk belanja keperluan pendakian. Kami bersama teman-teman STAPALA akan memperingati hari sumpah pemuda di Gunung Gede. Jam 15.00 Jenderal dan Aku ke rumah Yudi dekat kampus. Sudah ada lye dan Gunawan. Kami memang janjian untuk bersama-sama ke Posko. Maklum, kami semua belum genap satu bulan jadi anggota stapala. Banyak anggota stapala sudah menunggu di posko.Ada sekitar 20 orang yang akan ikut pendakian. Kordinatornya Joko. Continue Reading »

Minggu,10 Februari 1991, PERSIAPAN SEADANYA

Aku berangkat dari rumah mengantongi ijin pergi ke Bandung mengisi libur minggu,senin,selasa. Hari Kejepit Nasional ( Harpitnas ). Sayang kalau disia-siakan. Tentu saja diisi dengan mendaki gunung. Kemarin ada tawaran untuk mendaki gunung Slamet. Terakhir aku mendaki gunung Rinjani, satu setengah bulan yang lalu. Posko Stapala penuh dengan anggotanya. Sebagian besar dari mereka adalah panitia Porseni. Di gedung & sedang berlangsung final bola basket antara Bea Cukai dan Pajak. Berisiknya minta ampun. Aku nonton. Persiapanku sebetulnya tidak terlalu baik. Cuma membawa day pack ( pinjam dari Agup ). Sepatu pun pinjam dari Gusmar, kobota. Logistik sudah aku beli sebelum ke Posko. Tidak terlalu banyak. Rencananya memang perjalanan cuma 2 hari.Perjalanan ini murni idenya anak-anak tk.III gustav dan Imar. Respon justru banyak dari Tk.II Israwan, Wiwit,Iye,Sari,Ejo. Continue Reading »

Rabu, 14 Agustus 1991, Pendakian Perpisahan

Tim Ekspedisi tebing parang baru pulang. Perlengkapan pendakian dapat pinjam. Kami, saya,Difai, Ating,Sari, kumpul di posko. Kami berencana mendaki gunung Semeru. Merayakan proklamasi kemerdekaan. Upacara 17 agustus di mahameru terkenal di kalangan pendaki, khususnya di pulau jawa. Pras sudah berangkat membeli tiket kereta api. Jam 09.30 kami berangkat dari kampus Jurangmangu. Gustav yang baru wisuda kemudian ikut. Pras dan teman-temannya berhasil memperoleh tiket duduk. Asiik, padahal penumpang lagi banyak-banyaknya. Sekarang sedang musim libur anak sekolah. Kami, baru saja menyelesaikan tugas-tugas berat, Prajab,panitia penerimaan mahasiswa baru serta ekspedisi tebing parang. Saya dan pras mengantar Difai, Ating, dan Sari yang ingin mendaki gunung semeru sebagai perpisahan. Ya, mereka drop out. Suatu pukulan telak bagi kami, anggota stapala. Mereka adalah anggota aktif yang punya loyalitas dan dedikasi tinggi. Rencana saya mendaki tujuh gunung tertinggi di Jawa ( seven javanesse ) bersama difai kandas. Continue Reading »

Senin, 24 Desember 1990.  ANTRI TIKET KERETA

Ogun, Jenderal ke rumah. Kumpul sama dedi, iye yang memang nginep dirumah. Semua barang sudah dipacking tadi malam. Semua siap berangkat. Jam 06.00 semua sudah sampai di gambir, numpang Didi yang nganter bokap. Langsung kami ambil posisi di areal loket . Antri paling depan.Ternyata loket baru buka jam 11.00. Waktu menunggu yang amat panjang, tersiksa.. Didepan loket kami harus bertarung melawan calo-calo yang punya banyak cara untuk menyerobot posisi . Perjuangan mendapatkan tiket Rp.7.700,-. Kami semua harus ikut antri karena ada aturan satu orang dua tiket. Padahal sebagian rombongan harus ikut pelepasan ekspedisi Mt.Cook di Kampus Purnawarman. Mereka, Ating,edjo,Difai, baru datang setelah antrian begitu panjang. Continue Reading »

Inna Lillahi Wainna Lillahi Rojiun, telah meninggal dunia sahabat kita Kang Didik Sabudi, salah satu pendiri STAPALA (006/SPA79) tepatnya Hari Selasa 6 Oktober 2012 jam 02.10 di rscm dan sekarang Disemayamkan di rumah duka, jln. Kebon Nanas V/70 sebelah ITC Permata Hijau, jaksel. Mohon maaf atas segala kesalahannya.

Next Page »



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.