you're reading...
Keanggotaan

Never Ending Adventure – Surat dari Niigata, Jepang

Dear All Stapala, Mohon maaf, Aku nggak bisa hadir di Hari Ulang Tahun Stapala ke 30. Saat ini Aku sedang di Jepang, dalam rangka melaksanakan tugas belajar dari Departemen Keuangan. Sedikit cerita tentang Universitasku yaitu International University of Japan. Yang unik, universitas ini disebut sebagai United Nation kecil di Jepang, karena mahasiswa yang kuliah disini dari 41 negara bahkan pernah mencapai 50 negara lebih. Lengkap, ada mahasiswa dari Eropa, Amerika, Afrika, Australia dan tentu saja dari Asia. Understanding antar culture sangat diutamakan. Itu sangat bermanfaat dalam interaksi sosial kita.

Aku ingin Sharing pengalaman agar Kita semua bisa maju dan sukses….

Sesungguhnya apa yang membuat Aku masih semangat belajar itu adalah kata-kata yang selama ini Aku coba populerkan di Stapala.. “Never Ending Adventure”. Kata-kata ini terkesan njiplak, Yogyakarta Never Ending Asia. Kata Asia Aku ganti adventure. Aku  memunculkan kata-kata ini ketika jadi Kordinator Pelaksana (Korlak) Sarasehan di Bandung tahun 2006. Aku merancang kaos berlogo Stapala dan di bawahnya dituliskan kata-kata itu. Kata-kata itu begitu menginspirasiku.

Dengan semagat adventure itulah Aku juga antusias ketika jadi korlak K3S Ujung Kulon 2007 . Kegiatan yang sudah lama Cuma ada dalam angan-angan. Berpetualang tanpa henti sangat mengasyikan bagiku.Selain itu mendekat ke alam membuatku damai.Untuk eksis kita jangan pernah berhenti berpetualang ! Jika Stapala berhenti berpetualang, berhenti naik gunung, berhenti mencintai alam, itulah ending dari eksistensi !

Dalam mencari ilmu, juga harus never ending adventure.Jangan pernah berhenti mencari ilmu.  Hal itulah yang membuat Aku semangat bersekolah kembali, sederhana tapi punya kekuatan. Adventure, adventure dan adventure.

Bahagianya hatiku ketika di pertengahan tahun 2009, kata-kata Aku lihat ada di white board Posko Stapala.Dengan semangat never ending adventure Stapala Insya Allah akan tetap. Nggak peduli fisik posko harus pindah ke tempat lain. kalau kita menempatkan hati kita sebagai posko Stapala, tidak ada seorangpun yang mampu menghapus eksistensi Stapala. Aku ingin membagi semangat adventure ini ke siapa saja, terutama anak Stapala. Kita harus maju, generasi setelah saya harus lebih baik dari saya…

Dear all Stapala,

Aku baru saja naik Gunung Hakkaisan di Nigata tanggal 18 Oktober 2009. Walaupun tidak terlalu tinggi (sekitar 2000m dpl), naik gunung bersama teman-teman dari berbagai negara sungguh menyenangkan. Rasa rinduku di alam, rasa rindu bertemu puncak gunung terobati. Senang sekali melihat perubahan warna daun di musim gugur yang indah, kuning merah hijau,  indah sekali. Hal menarik lainnya adalah antusias para manula warga negara Jepang untuk mendaki gunung (Di Indonesia jarang sekali). Mereka begitu sehat dan bersemangat di usia senja.Kenapa bisa begitu ? karena mereka juga punya semangat never ending advanture!.

Stapala akan tidak akan eksis kalau para anggotanya berhenti adventure setelah lulus kuliah. Stapala harus terus ber adventure, ini adalah terjemahan dari keanggotaan seumur hidup Stapala. Mencintai alam jangan dibatasi waktu. Mencintai alam ya seumur hidup. Itulah mungkin keinginan para pendiri Stapala.

Maka teman teman Stapala, apapun cita cita anda, sekolah, bisnis, kerjaan atau karier, raihlah dengan bermimpi dan menggantungkan cita-cita setinggi bintang-gemintang di langit. Rendah hatilah dengan meletakkan hatimu serendah mutiara di dasar lautan.Untuk meraih mimpi, never ending adventure harus tetap kita pegang. Raihlah puncak cita cita seperti meraih puncak gunung, tentunya dengan pantang menyerah untuk tetap survive dan eksis,  dan Never Ending Adventure !

Dirgahayu 30 Tahun Stapala

Salam Rimba dari Niigata, Jepang

Moh Firstananto Jerusalem

401/SPA/93

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

2 thoughts on “Never Ending Adventure – Surat dari Niigata, Jepang

  1. wah mas ananto trnyata naik gunung jg di Jepang sana,,mantaps,,
    dlu waktu saya k semeru jg ada turis manula dari Jepang yang muncak, walau pakai porter, mereka tetep bw daypack masing2..
    dengan rambut ubanan dan kulit keriput mantaplah orang2 Jepang itu..jd malu saya udah ngefree ke puncak klo ngos2an..hihi

    Posted by Gambreng857 | May 25, 2010, 11:08 am
  2. Mas salam bw wada san n banzai san ya. O ya sebelum pulang jangan lupa naik ke fujisan mana tau masi sempet. cita2 gw yg gak kesampaian waktu gw di Jepang. Otreh bro

    Posted by Arie571 | May 31, 2010, 4:23 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: