you're reading...
Lagu - Puisi Stapala

TIGAPULUH TAHUN STAPALA KITA

STAPALA adalah guru

Guru yang telah memberi banyak sekali pelajaran dan Hikmah

Pelajaran tentang arti totalitas, tentang tanggung jawab, tentang cinta, tentang memberi.

Bukan teori tetapi lewat proses, lewat kemarahan, kesedihan, kesenangan,keterbahakan, tangisan, air mata keharuan, ketersenyuman.

Semua adalah pelajaran memahami diri sendiri, orang lain dan lingkungan

STAPALA adalah keluarga

Keluarga dimana kita mendapatkan kasih sayang, kehangatan dan cinta,

Keluarga dimana Kita menemukan belahan Jiwa, tempat Kita menikmati kebersamaan, tempat Kita berindung, tempat belajar mengaktualisasi diri dan melatih kerja-sama.

STAPALA adalah Keluarga yang membentuk karakter dan tingkah laku Kita

STAPALA adalah Sahabat Sejati

Sahabat yang setia dikala tertawa dan menangis,

Dikala berdiri gagah dipuncak Gunung atau terbaring lemah di dasar tebing.

STAPALA adalah sahabat bertukar canda, tawa, dan rasa.

STAPALA tempat mengenal Kebesaran Nya

STAPALA mengajak Kita mengenal keindahan bintang-bintang di langit, warna warni semburat cahaya di ufuk timur dan harumnya Bunga Edelweis

STAPALA,

Adalah pembuktian diri, perjuangan, pekerja keras, kekompakan, pertengkaran, cinta, pengkhianatan, maaf, persahabatan, persaudaraan.

STAPALA adalah  orang-orang yang berani

Berani menghadapi keberhasilan dan kegagalan

Berani untuk menghadapi hidup

STAPALA adalahorang orang yang akan bertempur sampai keringat terakhir

Persahabatan,  persaudaraan, canda, tawa,  kesedihan, kegembiraan

Semua terekam jelas di dinding-dinding posko,

Semua tertulis jelas dalam buku diary,

Semua tertoreh indah di mading nuansa,

Semua menyatu memenuhi kerinduan akan masa-masa indah,

Masa-masa bersama STAPALA

STAPALA selalu begitu

Selalu bisa menjadi pelepas dahaga jiwa,

Menjadi sungai bening di kaki gunung,

Menjadi dermaga kecil di tengah samudera luas,

Menjadi ranting pinus tempat hinggap bagi camar yang lelah

Stapala selalu begitu, terus begitu sampai kapan pun.

Ah, banyak sekali cerita tentang Kita saudaraku, dalam jatuh bangun Kita, dalam tawa tangis Kita, dalam keegoan masa muda Kita,
Dan kata-kata tak dapat mengungkapkan,

Betapa aku beruntung dan bangga mengenalmu, STAPALA

Aku dengan sangat bangga akan selalu berkata bahwa Aku anak STAPALA

Jaya, jayalah selalu STAPALA

Jakarta, 16 Nopember 2009

Indra jabrix 263/SPA/90

Terinspirasi dari Komentar dan testimoni anak-anak STAPALA

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: