you're reading...
Uncategorized

Berhemat Plus Menyelamatkan Bumi #savemoneysaveearth

kharinaAsumsi aku nih,… kalau membaca judul di atas, banyak yang memikirkan tentang membuat produk produk dari barang-barang yang bisa di daur ulang dan kemudian menjualnya. Atau malah bingung, maksudnya apa ? Tapi yakinlah, sebagai orang yang  diragukan jiwa seni dan kreatifitasnya niiih, sudah pasti bukan itu maksud judul tulisan di atas.

Judul di atas berhubungan dengan pekerjaan Aku. Mengatur uang memang bagian kerjaan aku,… ya mengatur uang terutama uang kantor. Tentunya apapun, ya jadi menarik buat aku kalau itu berhubungan dengan uang. Apalagi hal yang berbunyi menghasilkan uang dan menghemat uang. Hahaha.

Plus aku adalah anggota kelompok pencinta alam (yang mungkin nomor keanggotannya juga mulai diragukan – karena hampir tidak terdengar aktivitas aku mendaki gunung hahhahhahahaa..), tentulah sesuatu yang berbau menyelamatkan bumi dan alam  sekitarnya menjadi sesuatu yang menarik buat aku juga.

Sebelumnya pada tahu kan tentang emisi gas rumah kaca? Atau belum tahu???

Penjelasan sederhananya begini nih…:

Emisi gas rumah kaca adalah gas gas yang dihasilkan dari berbagai kegiatan kita nih, manusia-manusia, terutama dari pembakaran fossil (bbm, avtur, gas alam) yang kita gunakan misalnya untuk pembangkit tenaga listrik,  kegiatan transportasi darat, laut dan udara, AC, komputer, memasak, kemudian  juga dari penggunaan freon, pembakaran dan penggundulan hutan,  limbah organik  ditempat pembuangan sampah,  serta aktivitas pertanian dan peternakan dan lain lain.

Pembakaran bahan bakar fosil untuk melaksanakan aktivitas kita tersebut berkontribusi terhadap 2/3 terhadap emisi gas rumah kaca yang diproduksi secara global.

Gas rumah kaca ini sebenarnya diperlukan untuk menjaga agar bumi kita hangat, karena fungsinya yang mengikat panas .  Tetapi kalau gas rumah kaca ini terlalu banyak maka semakin banyak panas yang akan diikat sehingga terjadilah peningkatan suhu secara global warming dan yang kemudian akan menimbulkan adanya efek perubahan iklim (climate change).

Peningkatan suhu secara global sebenarnya sudah sering kita rasakan – misalnya Bogor 20 tahun lalu itu lebih dingin dari pada sekarang, atau seperti Bandung. Yang paling parah sih peningkatan suhu ini juga menyebaban es di kutub mencair dan membuat kenaikan permukaan air laut global.

Begitu juga dengan perubahan iklim. Tidak bisa lagi diprediksi di Indonesia musim kemarau 6 bulan dan musim hujan 6 bulan misalnya. Dan perubahan iklim ini akan juga mengakibatkan gangguan ekologis, dimana banyak tumbuhan kemudian tidak bisa berkembang atau hewan mati atau berpindah tempat. Kegagalan panen juga menjadi salah satu akibat dari perubahan iklim ini. Mungkin suatu saat kalau tidak diatasi maka terjadinya kekurangan pangan karena kegagalan panen ini dapat terjadi.

Karena itu dengan mengurangi emisi ini, maka kita dapat mencegah semakin meningkatnya panas bumi, dan juga mengurangi atau minimal tidak menambah kerusakan alam  dan mahluk yang ada didalamnya karena adanya perubahan iklim.

Serasa berat yaaaaak? Haahaha…

Sebetulnya enggak sebegitu beratnya juga kok, karena ternyata tuh banyak dari kegiatan yang berhubungan dengan pengurangan emisi ini justru membuat kita bisa berhemat loooohhhh. Tuh udah mulai mengerti kan maksud judul di atas?

Jadi bukan tentang membuat produksi daur ulang dan menjualnya ya….

Penasaran? Mau tahu apa ajah? Tapi janji ya, setidaknya mau melakukan beberapa  dari saran berikut ini (tentunya akan lebih bagus kalau bisa seluruhnya sih ). Karena dengan begitu, bukan hanya menghemat pengeluaran bulanan kita nih, tapi juga sekaligus menyelamatkan bumi.

  1. Berbelanja di lingkungan sekitar yang tidak memerlukan kendaraan bermotor untuk mencapainya. Karena selain menghemat biaya transportasi atau bbm, juga akan mengurangi emisi. Dan juga badan akan semakin sehat karena berjalan kaki atau naik sepeda.
  1. Penggunaan gelas atau cangkir yang bisa dicuci kembali. Jika terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. Beralihlah ke cara lama dengan menggunakan gelas kaca, keramik, atau plastik food grade yang bisa dicuci dan dipakai ulang.
  1. Turunkan suhu AC. Hindari penggunaan suhu yang maksimal dan jangan biarkan ada celah yang terbuka jika sedang menggunakan AC, karena dapat membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan. Pengurangan penggunaan AC juga akan menghemat pemakaian listrik dan biaya listrik yang harus kita bayar setiap bulannya.
  1. Beli barang kebutuhan sehari-hari dalam kemasan besar. Akan jauh lebih murah, juga menghemat sumber daya untuk kemasan. Jika terlalu banyak, ajaklah teman atau saudara untuk berbagi saat membelinya.
  1. Gunakan timer untuk menghindari lupa mematikan AC yang sesuai dengan kebiasaan. Misalnya jam kantor adalah pukul 8.00 sampai 17.00. Set timer AC sesuai dengan jam kantor tersebut. Dengan begitu tidak ada lagi insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya. Selain menghemat energi, tentunya juga menghemat tagihan listrik setiap bulannya …
  1. Matikan oven beberapa menit sebelum waktunya.Jika tetap dibiarkan tertutup, maka panas tersebut tidak akan hilang. Dengan begitu juga, maka gas atau listrik yang kita pergunakan untuk memasak dengan oven tersebut juga berkurang.
  1. Bawa tas yang bisa dipakai ulang. Terutama belakangan ini beberapa pusat perbelanjaan di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya dengan cara plastik berbayar. Jadi dari pada membeli plastik setiap kali berbelanja, tentu lebih hemat dengan membawa tas belanja sendiri
  1. Tanam pohon setiap ada kesempatan.Baik di lingkungan ataupun dengan berpartisipasi dalam program penanaman pohon. Bisa dengan menyumbang bibit, dana, dan lain-lain. Pilih yang mana saja ergantung kesempatan dan kemampuan masing-masing. Seperti aku nih, yang menanam apa saja pasti mati misalnya, tentu memilih berpartisipasi dengan menyumbang bibit dong J J J
  1. Matikan lampu, printer, faks dan komputer jika tidak digunakan dan jangan tinggalkan air menetes. Pastikan melepaskan soket listriknya dari stok kontak, karena dengan tetap mengantung di stop kontak, setidaknya 5 % dari energi listrik masih terpakai sia sia. Selain menghemat energi dan air bersih, ini akan menghemat banyak tagihan.
  1. Gunakan lampu hemat energi.Meskipun lebih mahal, rata-rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat hingga 80 % dari lampu pijar biasa.
  1. Maksimalkan pencahayaan dari alam.Gunakan warna terang di tembok, gunakan genteng kaca di plafon, maksimalkan pencahayaan melalui jendela. Sehingga tidak perlu menyalakan lampu ataupun menunda menyalakan lampu.
  1. Untuk pengisian ulang baterai daritelepon genggam, pencukur elektrik, sikat gigi elektrik, kamera, dan lain-lain, jika sudah penuh segera cabut. Sehingga tidak ada energi listrik yang terbuang sia – sia.
  1. Kurangi waktu dalam membuka lemari es.Untuk setiap menit membuka pintu lemari es, diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu lemari es ke suhu yang diinginkan.
  1. Potong bahan makanan yang akan dimasak dalam ukuran yang lebih kecil.Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan energi lebih sedikit untuk memasaknya.
  1. Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak.Jika memiliki anggota keluarga yang sedikit, tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin cuci terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat penggunaan deterjen.
  1. Gunakan ulang perabotan rumah.Jika sudah bosan dengan perabotan tersebut, maka bisa diobral di garasi rumah atau diberikan kepada orang lain. Atau bawa ke pengrajin untuk dimodifikasi sesuai keinginan.
  1. Donasikan mainan yang sudah tidak pantas untuk umur anak atau sudah tidak lagi dipergunakan oleh anak anak kita.Hal ini akan mengurangi produksi mainan-mainan yang hanya akan terus menghabiskan sumber daya bumi kita.
  1. Jika menggunakan deodorantatau produk-produk semprot lainnya, jangan menggunakan aerosol. Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Aerosol juga penyumbang besar dalam pencemaran udara kita.
  1. Jika kita sering makan di luar kantor dengan bungkusan dan rutin, lebih baik jika membeli kotak makan atau tempat minum yang kuat dan bisa dipakai berulang kali. Hindari media bungkus plastik atau stereofoam (Berasal dari minyak bumi dan susah untuk diuraikan).
  1. Gunakan kertas lebih sedikit.Gunakan e-mail internal Anda dan softwareper kantoran untuk membuat laporan internal. Cetaklah laporan/presentasi hanya jika diperlukan untuk melakukan kesepakatan dengan pihak luar.
  1. Gunakan e-banking.Alihkan tagihan kartu kredit melalui penagihan lewat e-mail. Bank-bank di Indonesia saat ini umumnya telah menyediakan fasilitas e-banking yang sangat lengkap. Kita bisa melakukan hampir semua transaksi pembayaran, transfer, pembelian voucher, dan lain-lain melalui internet banking, bahkan mobile banking. Memaksimalkan penggunaan e-banking akan menghemat banyak waktu dan biaya  Selain menghemat dan meyelamatkan banyak pohon dan konsumsi CO2 untuk proses pembuatan kertas, kita juga menghemat sangat banyak konsumsi BBM yang dibutuhkan untuk pergi ke bank atau ke ATM.Mulailah belajar untuk menggunakan e-banking bila belum biasa untuk menggunakannya. Jangan mengkhawatirkan masalah keamanan karena teknologi pengamanan jaringan perbankan saat ini sudah sangat canggih. Tidak akan ada masalah dalam hal keamanan apabila Anda mengikuti dengan baik cara-cara dan panduan yang disarankan untuk melakukan transaksi online dengan aman.
  1. Berliburlah di dalam negeri dan gunakanlah transportasi darat!Sebab pesawat terbang merupakan penyumbang gas rumah kaca yang lebih signifikan daripada mobil atau kendaraan darat lainnya. Jadi kalau hendak berlibur, pilihlah daerah yang tidak memerlukan pesawat untuk mencapainya atau yang tidak jauh dari tempat atau  yang langsung ke tempat tujuan (tidak transit)
  1. Kurangi perjalanan bisnis. Teknologi sekarang sangat memungkinkan untuk melakukan teleconference, juga menyediakan begitu banyak metode berkomunikasi via internet. Ditambah lagi dengan makin murahnya biaya internet, akan menghemat banyak pengeluaran perjalanan. Pengecualian dapat dilakukan untuk transaksi yang membutuhkan tanda tangan Anda atau yang benar-benar membutuhkan kehadiran Anda.
  1. Gunakan handuk hotel lebih dari satu hari karena dengan begitu akan menghemat salah satu sumber daya terpenting, yaitu air, dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen yang dipakai. Lebih jauh lagi, kita menghemat energi dari mesin pencuci dan pengering yang digunakan.
  1. Gunakan mobil antar jemput untuk sekolah anak,hal ini akan sangat mengurangi beban BBM, biaya supir dan cicilan kendaraan. Jika belum ada, mungkin bisa memulainya, dan menjadikan sebagai bisnis kita J J J
  1. Kecil itu indah dan hemat ( ini tidak bermaksud untuk memuji diri aku yang kecil looooh hahaha..).Jadi jika tidak bisa lepas dari penggunaan mobil, gunakanlah city caratau mobil dengan bahan bakar bio fuel, elektrik, hibrida, bahkan hidrogen, tergantung dari kemampuan Anda masing-masing. Tidak perlu membeli SUV besar 4 x 4 jika tidak bekerja di pertambangan atau perkebunan. Gunakan kendaraan hibrida bila mampu membelinya.
  1. Ganti bahan bakar! Gunakan bahan bakar alami atau yang dapat diperbaharui (di Indonesia tersedia bio solar dan bio pertamax). Luar biasa jika bisa menggunakan bahan bakar hidrogen.
  1. Cek tekanan angin ban dan jadwal service mobil.Dari beberapa survei dipercaya menjaga kondisi mobil pada kondisi optimal akan menghemat 5% penggunaan bahan bakar.
  1. Sewa mobil saat diperlukan.Jika mobil bukan sarana utama, maka menyewa adalah pilihan yang baik. Termasuk jika hanya memerlukan kendaraan besar (Family Car atau SUV) untuk beberapa kesempatan saja. Penghematan dari cicilan ataupun bahan bakar harian akan sangat terasa.
  1. Matikan mesin saat menunggu atau saat terjadi kemacetan total.Ini sangat sering terjadi. Panas saat menunggu bisa dikurangi dengan menggunakan kaca film yang baik atau penghalang matahari yang banyak dijual di toko aksesoris mobil. Atau parkirkan mobil ditempat yang rindang.
  1. Berbagilah!Carilah rekan kerja, teman yang area kerjanya sejalan dengan tujuan kerja. Kita bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka.
  1. Ganti perseneling lebih awal bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 15%. Jika mendekati kemacetan atau lampu lalu lintas berhentilah perlahan bukan dengan rem mendadak. Hindarkan mengemudi dengan kasar. Pindahkan gigi saat mencapai 2500-3000 rpm. Dan mengemudilah di batasan 1500-3000 rpm, beberapa survei mendapatkan hasil yang memuaskan dalam kehematan BBM dalam range
  1. Go rechargeable, gunakan peralatan dengan baterai yang bisa diisi ulang.Jika harus menggunakan yang satu kali buang gunakan lithium-ion (Li-Ion) dan nickel metal hydride (NiMH) sangat hemat biaya, efektif!
  1. Utamakan hemat energi saat membeli peralatan elektronik.Misalnya pilihlah TV LCD daripada TV CRT (TV tabung konvensional). Carilah AC atau kulkas dengan konsumsi listrik terendah, dll. Karena selain akan menghemat penggunaan energi listrik juga akan mengurangi emisi.
  1. Jangan mudah berganti alat elektronik yang memiliki fungsi sama. Jika terpaksa dilakukan, donasikan barang yang lama.

Nah, bagaimana? Tidak sulitkan mengurangi emisi demi menyelamatkan bumi ini ? Dan benarkan, ternyata bukan hanya mengurangi emisi, kita juga bisa menghemat pengeluaran sehari hari?  (malah bisa sebagai alternatif tambahan penghasilan contohnya penjemputan anak sekolah), dan juga bisa berbagi dengan yang lain kan?

Jadi tunggu apalagi?  Yuuuuuk berhemat untuk menyelamatkan bumi inii J J

Salam

Kharina Dhewayani  (425/SPA/93)

About indrajabrix

Pehobi sejarah dan jalan-jalan

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: