Edisi Mei 2013

STAPALA YANG SELALU KITA JAGA

Posko Today

 

Apa arti STAPALA bagi Anda ?  pertanyaan sederhana ini biasa biasa aja, tapi jawabannya bisa jadi luar biasa. Di www.stapala.com ada artikel mengungkapkan jawaban pertanyaan tersebut. Ternyata STAPALA sangat berarti bagi anggota-anggotanya. Banyak hal dirasakan telah diperoleh selama menjadi anggota STAPALA, dulu maupun kini. Banyak pelajaran dan kenangan yang bisa jadi membantu Kita mencapai apa yang yang sekarang Kita miliki. Banyaknya value yang diberikan STAPALA membuat para aktivis STAPALA, di semua generasi, untuk selalu berusaha menjaga eksistensi STAPALA. Sejak keanggotaan STAPALA menjadi seumur hidup, tahun 1991, aktivitas anggota tidak lagi dibatasi oleh status Kita sebagai mahasiswa maupun usia. Dan sejak anggota STAPALA tersebar di seluruh Indonesia, aktivitas tidak lagi dibatasi oleh batas-batas kampus.

 

Sarasehan STAPALA 2012 di Cilember, Puncak Bogor

Sarasehan STAPALA 2012 di Cilember, Puncak Bogor

Posko STAPALA saat ini tetap eksis, tetap hidup, dan tetap menjadi tempat terbuka bagi anggotanya untuk berkreasi, belajar, dan bersilaturahmi. Posko STAPALA telah berpindah beberapa kali, dari posko purnawarman, Gedung G.112/106, Poskost di Perumahan PJMI, dan sekarang di Taman STAPALA. Secara fisik tentu saja telah banyak perubahan dari tahun 1979 sampai dengan 2013, posko yang dulu mungkin sempit sekarang cukup lapang. Bahkan, Posko STAPALA sekarang memiliki taman sendiri, Taman STAPALA di sudut kampus. Yang tidak berubah dari posko adalah penghuninya, orang-orang yang selalu ingin belajar dari alam dan lingkungannya. Orang-orang yang selalu dengan bangga mengatakan “Saya anak STAPALA !”.

 

Saat ini, uniknya, anak STAPALA di kampus seluruhnya adalah tingkat III. Tidak ada tingkat II apalagi tingkat I. Ya, sejak tidak adanya penerimaan mahasiswa baru STAN, STAPALA juga menerima dampaknya. Saat ini adalah generasi terakhir STAPALA di kampus, apabila tahun ini tidak ada penerimaan mahasiswa baru. Secara aktivitas kegiatan belum ada dampak yang serius. Badan Pengurus Harian (BPH) STAPALA yang dipimpin oleh Ketuanya Fauzan Ibnu Alam (936/SPA/2011) tetap eksis dan selalu kompak dalam melakukan kegiatan. Terakhir, Diklat STAPALA masih bisa menghasilkan 16 orang anggota baru, angkatan 2013. Kondisi yang bisa saja kemudian berubah drastis apabila STAN tetap tidak menerima mahasiswa tahun ini. Siapa yang akan menjaga Posko STAPALA ?   Pengurus Forum STAPALA Alumni yang sekarang menjadi Pengurusan Nasional, yang di pimpin oleh Heliantono “Assue” (057/SPA/85) sejak tahun lalu sudah mulai memperluas daya jelajah kegiatan STAPALA, tidak hanya berpusat di kampus tapi sudah melebar ke seluruh Indonesia. Posko STAPALA yang sekarang ada bisa  menjelma menjadi posko-posko STAPALA yang tumbuh di seluruh Indonesia, di mana anak STAPALA ada. Hiduup STAPALA !

 

 

PERSEMBAHAN STAPALA UNTUK INDONESIA

Donor Darah STAPALA bekerja sama dengan IKANAS dan BAZNAS

Pada ulang tahun STAPALA ke-33, 24 Nopember 2012, diselenggarakan acara Donor Darah serentak di 33 propinsi (50 Kota). Kegiatan berjalan sukses berkat kerja keras dan komitmen tinggi dari Korwil-korwil STAPALA di seluruh Indonesia. Ini adalah kegiatan STAPALA pertama yang merupakan gabungan kegiatan-kegiatan daerah yang dilakukan serentak. Suatu persembahan dari anak-anak STAPALA dari semua generasi, untuk Indonesia.Sebenarnya secara rutin, setiap tahun, STAPALA selalu menyelenggarakan kegiatan donor darah atau bakti sosial di Kampus STAN, hanya kali ini diadakan secara besar-besaran dan sporadis.

65179_10151321675272702_1314572864_n

Donor Darah di Menado

Kegiatan yang dikordinir oleh Irfan “Komeng” Rinaldi (747/SPA/03) ini bekerja sama dengan Ikatan Alumni STAN (Ikanas Keuangan) yang kebetulan juga diwakili oleh salah satu alumni aktivis STAPALA , Kharina (425/SPA/1993). Kegiatan ini di beberapa daerah bekerja sama juga dengan Baznas dan diliput langsung Metro TV. Suatu hal yang luar biasa menyaksikan anggota STAPALA diseluruh kota-kota di seluruh Indonesia, tua muda, lintas instansi, bahu membahu mensukseskan kegiatan donor darah. Selain kegiatan donor darah, di beberapa lokasi kegiatan akan diadakan pengobatan gratis bagi kaum dhuafa, santunan bagi anak yatim, dan launching infaq sejuta buku. Terkumpul 1.930 kantong darah dengan Makasar sebagai pendonor terbanyak (192 kantong daerah).

Rincian kota-kota penyelenggara donor darah dan jumlah kantong darah yang dikumpulkan adalah sebagai berikut : Kota Banda Aceh (27), Kota Medan (43), Kota Padang (33), Kota Solok (11), Kota Jambi (16), Kota Pekanbaru (34), Kota Lubuklinggau (19), Kota Palembang(55), Kota Bengkulu (22), Kota Pangkal Pinang (14), Kota Batam (40), Kota Lampung (37), Pasar Seni Ancol Jakarta (61), Mall Artha Gading Jakarta (23), Kampus STAN (43), Kota Tangerang Selatan (40), Botani Square Lt. 2 Bogor (22), Pusdiklatwas BPKP Ciawi (127), Kota Semarang (45), Kota Surakarta (21), Kabupaten Karanganyar (80), Kota Jogjakarta ( 41), Kota Surabaya (Sidoarjo) (27), Kabupaten Mojokerto (16), Kabupaten Nganjuk (47), Kota Probolinggo (27), Kota Denpasar (26), Kota Pontianak (39), Kabupaten Sintang (20), Kota Banjarmasin (65, Kota Banjar Baru (18), Kab. Hulu Sungai Tengah (15), Kota Samarinda (86), Kota Tarakan (39), Kota Palangkaraya (13), Kota Makassar (192), Kota Bulukumba (124), Kabupaten Bantaeng (34), Kota Gorontalo (29), Kota Palu (32), Kota Kendari (66), Kota Bitung (12), Kota Manado (48), Kota Ambon (6), Kabupaten Sumbawa (24), Kota Kupang (11), Kota Jayapura(29), Kota Sorong (31).  

 

STAPALA UNTUK INDONESIA

Pengurus Nasional STAPALA 2013

 

Pengurus Nasional STAPALA adalah Merupakan nama lain dari FOKSTA (Forum Komunikasi STAPALA Alumni), dan dibentuk setelah dipilihnya Heliantono “Assue” (057/SPA/85) sebagai ketua pada Sarasehan STAPALA 2012 di Cilember, Bogor. Harapannya adalah STAPALA tidak lagi hanya berkiprah di kampus tapi manfaat dan kegiatannya ada di seluruh Indonesia. Tujuan Kepengurusan tetap untuk mendukung aktivitas Badan Pengurus Harian (BPH) STAPALA yang beraktivitas di Kampus STAN. Beberapa kegiatan telah dilakukan antara lain Donor Darah Nasional 2012 bekerja sama dengan IKANAS, Gladian Kepemimpinan 2013, Foto Bersama Tahunan Alumni (seragam biru di Alun-alun Suryakencana Gunung Gede) berbarengan dengan pelantikan, kegiatan-kegiatan kepengurusan daerah di daerah masing-masing, kegiatan rutin berupa rapat bulanan,

Sesuai dengan hasil keputusan SARASEHAN NASIONAL STAPALA 2012, berikut ini adalah Pengurus Nasional  2012-2014 termasuk korwil-korwil diberbagai daerah, sebagai berikut :

Susunan Pengurus Nasional Stapala

PENASEHAT: Amun Jogasara (048 /SPA/ 1985), Warnedy ‘Ujang’ (024/SPA/1979) , Dandossi Matram (101/SPA/1979), KETUA  : Heliantono ‘Assue’ (057/SPA/85)BADAN DIKLAT: Sebastian Napitupulu ‘Kadal Junior’ (789 /SPA/ 2006), BADAN PROGRAM: Irfan Rinaldi ’Komeng’ (747 /SPA/ 2003), BADAN SOSIAL: Imam  Rusdiyantoro  (638 /SPA/ 2001), BADAN DANA: Wahyu Widodo ‘Galih’ ( 171 /SPA/ 1988), BADAN MEDIA: Indra ‘Jabrix’ (263/SPA/90), BADAN KEANGGOTAAN: Sarjono (432 /SPA/ 1994), DIREKTUR EKSEKUTIF : Norilham Farhani ‘Petoy’ (815/SPA/2007).

164901_10151440390402637_655309956_nSusunan Kordinator Wilayah (Korwil) Stapala

ACEH : Irwansyah Setianegara, Gatot, (797/SPA/2006), SUMATERA UTARA :Jatmiko Edhi, Jaet, (780/SPA/2004), SUMATERA BARAT : Reza Dias P, Reman, (793/SPA/2006), RIAU DAN JAMBI :  Maulid Purnama, Ulied, (106/SPA/1985), KEPULAUAN RIAU :Adi Galih W, Tegil, 809/SPA/2006, SUMATERA SELATAN, BENGKULU, BANGKA BELITUNG :  Mukhlis Haryanto, Gopek, (500/SPA/1996)LAMPUNG, Andri Dwinanto, Buluq, (458/SPA/1994), JAWA BARAT DAN BANTEN :M. Muttaqun, Qunqun, (735/SPA/2003), JAWA TENGAH/JOGJAKARTA :  Aris Handaru, Arz, (392/SPA/1993), JAWA TIMUR : Yohanes Alfons Bondan, (563/SPA/1998), BALI : Candra Hasti (685/SPA/2002), NTB : Tamsil Ainnur Rizal, Tamzil, (712/SPA/2001), NTT : Bori Alwiyan W, Bopil, (880/SPA/2009), KALBAR: Yusman P, Lambhe, (826/SPA/2008),  KALSEL DAN KALTENG : Cahyana Tri R, Yoyon, (591/SPA/1999), KALTIM : Andos Prasetyo, Andos, (538/SPA/1997),  SULUT DAN GORONTALO : Jauhari Agung, Jo, (509/SPA/1996), SULTENG :  Pavit Billy B, Blek, (734/SPA/2003),SULSEL : Arif Sulistyo W, Bandrek, (798/SPA/2006), SULBAR : Bustanul Maftuhin, Butho, (757/SPA/2004), SULTRA : Dani Dwi Raharjo, Penthol, (835/SPA/2008), MALUKU DAN MALUT : Abror Umar, Abror, (102/SPA/1985), PAPUA DAN PAPUA BARAT :Tri Mahendra, Mahe, (633/SPA/2001).

DKI JAKARTA, Idris Aswin, Idris, (511/SPA/1996) SUBKORWIL GATSU (DJP):  Anthon Yuli, Simbah, (551/SPA/1998), SUBKORWIL  BC RAWAMANGUN, TG. PRIUK, Daris Purnomo J, Dosko, (802/SPA/2006),  SUBKORWIL  PRAMUKA : Romy Septa Muharram, (704/SPA/2002),  SUBKORWIL BPK, SLIPI, BPPK : Fahrudin Altief, Udin, (540/SPA/97), SUBKORWIL KALIBATA (DJP): Budi Prasetyo, Jumbleng,( 486/SPA/1995), SUBKORWIL LAPANGAN BANTENG (KEMENKEU):Totoh Tholhah, (645/SPA/2001), SUBKORWIL SWASTA :  Difai, (184/SPA/89).

Ngumpul Bareng Sesepuh STAPALA di Cibubur

Telaga Arwana Cibubur, 7 April 2013, Beberapa sesepuh STAPALA berkumpul, ngobrol dan ngupi bareng. Nggak ada agenda apa-apa, cuma ngumpul dan silaturahmi. Ini adalah pertemuan pertama kali sejak para sesepuh ikutan ngumpul di Sarasehan STAPALA 2012, tepat setahun yang lalu. Hadir pada pertemuan ini para pendiri STAPALA (angkatan STAPALA 1979) Amoen Jogasara, Jauhari, Ilham, M. Hatta, Jaka Sarantha, Warnedy “Ujang”. Turut hadir anggota yang lebih muda Assue, Jabrix, sarjono, Petoy, Kadal, Ayip.

DSC_1310Agenda ngobrol-ngobrol tentu saja di penuhi cerita masa lalu, yang nggak habis-habis dibahas, dan harapan mereka terhadap STAPALA di masa mendatang. Cerita masa lalu memang menarik, jangankan buat mereka sebagai pelaku sejarah, anggota STAPALA lain juga merasakan luar biasanya mimpi dan cita-cita para pendiri STAPALA. Bagaimana kisah mereka menyusun organisasi di masa perintisan, ketika pelantikan, pendakian perdana, perkemahan mahasiswa, eksistensi di kampus di masa awal, sampai dengan kisah-kisah behind the scene yang seru banget. Para sesepuh juga berterima kasih bahwa STAPALA telah dibawa oleh adik-adiknya jauh melampaui apa yang mereka impikan di masa awal. Ke depannya STAPALA diharapkan dapat lebih bermanfaat bagi bangsa dan rakyat Indonesia. “Manfaatnya agar lebih besar dan bisa dirasakan masyarakat”, Kata Warnedy alias Ujang. “ Kompak selalu !”, Pesan M. Hatta. “ Yuk, selalu saling menyepuh agar tetap ingat sebagai bagian dari keluarga besar STAPALA”, kata Amoen Jogasara. Pertemuan yang di mulai saat makan siang dan berakhir sekitar pukul 4 sore. Janjinya sih bakal rutin ketemuan lagi.  Di lain waktu, di lain tempat !  

 

MENJADIKAN PEMIMPIN YANG PEDULI, BERTANGUNG JAWAB, DAN VISIONER

GLADIAN KEPEMIMPINAN STAPALA 2013

 

Bertempat di Gedung gedung D lantai 2, tanggal 29,30,31 Maret 2013 diselenggarakan pelatihan Gladian Kepemimpinan atau Geka untuk anggota STAPALA. Geka adalah pelatihan yang bertujuan mencetak pemimpin-pemimpin yang disiapkan untuk menjadi pemimpin yang peduli, bertanggung jawab, komunikatif, dan visioner. Lulusan pelatihan ini tidak hanya disiapkan untuk organisasi STAPALA tapi juga untuk bangsa Indonesia. Geka adalah komitmen dari alumni untuk ikut bertanggung jawab dalam menyiapkan SDM STAPALA yang tidak hanya menguasai hard skill kepencintaalaman, tetapi juga menguasai soft skill.

887045_10151439356764545_837384497_oGeKa sudah dilaksanakan sejak tahun 1991. Awalnya Geka “hanya” untuk menyiapkan anggota STAPALA yang akan menjadi anggota Badan Pengurus Harian (BPH). Diadakan setiap tahun menjelang pembentukan kepengurusan baru. Dalam perjalanannya, materi dan metodologi Geka berubah-ubah menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. Sejak 5-6 tahun lalu materi Geka diperkaya oleh materi-materi softskill dan menjadi pelatihan berbasiskan experience. Geka dihandle langsung oleh alumni, dalam hal ini Badan Diklat (BADIK).

Peserta Geka tahun 2013 adalah sebanyak 26 peserta, sebagian besar mahasiswa, beberapa alumni yang baru saja lulus. Materi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pemberi materi pada Geka kali ini antara lain Buchori, Ikhwan Sopa, Heliantono “Assue”, Yond Rizal dan dibantu oleh beberapa anggota STAPALA lainnya yang telah pernah mengikuti Geka di tahun-tahun sebelumnya. Selama 3 hari peserta menikmati pelatihan yang berlangsung dari jam 9 sampai dengan jam 10 malam. Semua materi diberikan dengan cara yang menarik, dimana peserta dapat langsung merasakan. Geka tidak hanya menjawab permasalahan organisasi, tetapi juga semua permasalahan yang terkait peserta, baik di kampus maupun di luar kampus. Setelah mengikuti Geka diharapkan para peserta mempunya cara pandang alternatif terhadap suatu permasalahan.

 

Anak STAPALA kompak  !

Wawancara dengan Ketua STAPALA 2012/2013, Fauzan Ibnu Alam

 

Fauzan Ibnu Alam (936/SPA/2011) terpilih sebagai Ketua STAPALA pada Rapat Anggota Bulan Nopember 2012. Status saat ini adalah mahasiswa STAN Tingkat III.Alumni SMA 2 Cimahi ini telah 6 bulan menjadi Ketua STAPALA. Berikut petikan wawancara yang dilakukan tanggal 3 Mei 2013 di posko STAPALA.

STAPALA News Letter :  Yang dirasakan setelah terpilih sebagai Ketua STAPALA ?

208067_2002399304711_1702268_nFauzan Ibnu Alam :  Bingung, awalnya Saya nggak ada niat dan tidak yakin bisa memimpin. STAPALA organisasi Saya yang pertama. Support teman-teman membuat Saya percaya diri. Jadi menurut Saya dicoba aja. Saya nggak mau mengecewakan teman-teman. Saya merasa teman-teman telah memberi Saya kepercayaan, sebuah amanah untuk memimpin organisasi yang Kita cintai bersama. Teman-teman menganggap Saya mampu, aktif, dan loyal.

STAPALA News Letter :  Jadi beban nggak sih, jadi Ketua STAPALA ?

Fauzan Ibnu Alam :Merasa jadi beban ? iya awalnya, kuatir STAPALA makin buruk. Sekarang lebih santai karena teman-teman ternyata commit dan bisa diandalkan.

STAPALA News Letter :  Ada masalah apa setelah 6 bulan memimpin STAPALA ?

Fauzan Ibnu Alam : Secara umum nggak ada. Cuma ada beberapa orang yang saya tunjuk menjadi pengurus ternyata ternyata tidak aktif. Kepengurusan terpaksa Saya rombak. Angkatan 2013 Saya masukan sebagai pengurus. Mereka tingkat 3, masa aktif mereka sebagai mahasiswa cuma sebentar, perlu diberi pengalaman.

STAPALA News Letter :  Apa yang dirasakan sebagai kelemahan secara pribadi?

Fauzan Ibnu Alam : Masalahnya adalah saya nggak enakan sama orang lain, kuatir orang marah. Jadi Saya kurang tegas. Saya sering dikritik kurang tegas dan nggak bisa marah. Saya coba untuk berubah. Pelatihan Gladian Kepemimpinan dari rekan-rekan senior membantu saya untuk melihat segala masalah dari kacamata yang berbeda.

 STAPALA News Letter : Kondisi yang menurut Kamu sebagai kelemahan STAPALA saat ini ?

Fauzan Ibnu Alam : Menurut Saya saat ini acara acara di kampus banyak dikekang oleh pihak kampus, terutama kegiatan yang melibatkan pihak luar kampus. Saya kuatir berdampak pada kegiatan STAPALA mendatang. Kelemahan mahasiwa aktif ? mereka kompak sih, tapi sering pada saat kondisi sudah terdesak.

STAPALA News Letter :  Kamu punya mimpi apa di kepengurusan ini  ?

Fauzan Ibnu Alam : Saya ingin KPDS (Kejuaraan Panjat Dinding STAPALA) yang merupakan kegiatan level nasional, bisa dilaksanakan. Ini juga untuk mengoptimalkan keberadaan dinding panjat yang baru saja selesai di renovasi. KPDS rencananya di laksanakan Bulan September berbarengan dengan reuni akbar Ikatan Alumni STAN. Secara personal, sebagai anak Caving, Saya ingin ada ekspedisi caving ke Luar negeri misalnya di vietnam

 

SELAMAT DATANG STAPALA ANGKATAN 2013

Pelantikan Anggota STAPALA 2013 dan Foto Bersama Tahunan di Suryakencana, Gunung Gede

 

IMG_0384Minggu 21 April 2013 keluarga besar STAPALA bertambah banyak dengan dilantiknya 16 orang anggota baru. Pelantikan dilakukan di alun-alun  Suryakencana, Gunung Gede, dipimpin langsung oleh Ketua STAPALA, Fauzan Ibnu Alam (936/SPA/2011). Acara pelantikan menjadi istimewa karena banyak dihadiri alumni, diantaranya jajaran pengurus FOKSTA (Forum Komunikasi STAPALA Alumni). Panitia sukses mengumpulkan anggota STAPALA lintas generasi, dari angkatan 1981, sampai dengan angkatan 2012. Sungguh acara yang sukses. Pelantikan memang diagendakan secara resmi sebagai kegiatan kepengurusan alumni, dengan tujuan mengajak kembali generasi STAPALA  tahun 80an, 90an untuk kembali melakukan kegiatan pendakian gunung.

477046_10201163942005730_1627151751_o

Stapala Angkatan 2013

Pelantikan dilaksanakan dengan sebuah prosesi upacara, pemberian simbol-simbol organisasi berupa seragam, slayer, emblem, dan pemberian nomor anggota. Tercatat anggota yang dilantik sebagai anggota termuda saat ini adalah bernomor 1028/SPA/2013 atas nama Endra Setyabudi. STAPALA telah menjadi organisasi dengan anggota lebih dari 1000 orang saat ini. Petugas upacara juga membacakan janji STAPALA dan janji Pencinta Alam Indonesia. Dinginnya embun pagi Suryakencana dan sinar perak mentari pagi Gunung Gede menjadi saksi orang-orang yang memilih sebagai anggota STAPALA, dengan segala hak dan kewajibannya. Disaksikan oleh puluhan seniornya yang berseragam biru STAPALA, satu persatu anggota baru mengenakan seragam dan berteriak “ Hiduuup STAPALAAAA !”. Kemudian satu persatu mereka menyalami senior-seniornya. Momen yang mungkin akan selalu tertanam seumur hidup.

cropped-stapala.jpgKegiatan Pelantikan Anggota STAPALA 2013 juga dijadikan ajang kegiatan Foto Bersama Tahunan STAPALA Alumni. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini rencanannya akan diselenggarakan rutin setiap tahun. Peserta foto bersama yang berbarengan dengan acara pelantikan anggota STAPALA adalah sebanyak 20 peserta. Anggota STAPALA yang sudah berstatus alumni berangkat berbarengan menggunakan bus wisata dari Kampus STAN. Peserta tertua adalah Triyantono atau Onot (103/SPA/1985) yang telah berusia 51 tahun. Sebagian peserta membawa keluarga. Sebagian besar sudah sekian tahun tidak mendaki gunung. Sungguh suatu hal yang luar biasa dapat melakukan perjalanan pendakian gunung lagi, bersama sahabat-sahabat lama. Seluruh peserta pendakian dapat mengikuti acara foto bersama pada Minggu pagi 21 April 2013 di Alun-alun Suryakencana Gunung Gede. Tentunya dengan mengenakan seragam biru dan slayer merah kebanggaan anggota STAPALA. Terbukti, usia bukan suatu halangan untuk tetap mendaki gunung. Yuuk, Kita naik gunung lagi !

 

Tahukah Anda ?

Dua orang kakak beradik  anggota STAPALA yang keduanya pernah jadi Ketua STAPALA ?

Heliantono”Assue” (Ketua 1988-1989 dan Heliantopo (Ketua 1991-1992).

Angkatan yang terbanyak menghasilkan Ketua STAPALA ?

STAPALA Angkatan 1989, sebanyak 6 orang.

Satu-satunya anggota STAPALA yang pernah menjabat Ketua STAPALA lebih dari 1 periode ?

Dadang Sofyan (Ketua Periode 1994-1995 dan Periode 1995-1996)

 

MENUJU KEJUARAAN NASIONAL PANJAT DINDING

Renovasi Dinding Panjat STAPALA telah selesai

 

885011_4540315661281_1187446967_oSaat ini (April 2013) jika Anda mampir di Kampus STAN telah berdiri tegak Dinding Panjat yang terlihat megah berwarna kuning biru. Dinding panjat yang berdiri persis di halaman muka Posko STAPALA baru saja selesai direnovasi. Seluruh papan diganti fiber, besi penyangga yang rusak diganti dan dicat ulang, serta mengganti tali baja pengaman. Renovasi yang menghabiskan dana lebih dari 100 juta menghabiskan waktu sekitar 3 bulan. Seluruh dana adalah hasil sumbangan dari anggota STAPALA, terutama para senior yang telah bekerja. Beberapa angkatan yang memberikan donasi atas nama angkatan diberikan kehormatan ditulis angkatannya di papan panjat. Kordinator Pelaksana renovasi dinding panjat adalah Gusti Ngurah HardianLeak” (949/SPA/2011).Suatu kerja yang luar biasa yang patut diacungi jempol.

 

Rencana kerja pengurus harian setelah renovasi dinding panjat adalah menyelenggarakan Kejuaraan Panjat Dinding STAPALA (KPDS). Kejuaraan tingkat nasional yang sudah beberapa kali dilenggarakan oleh STAPALA. Tercatat pertama kali diadakan pada tahun 1997 dan terakhir pada tahun 2006. STAPALA telah teruji dapat menyelenggarakan kegiatan yang diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat penggiat olah raga panjat dinding. Kegiatan ini juga selalu di support oleh pihak kampus sebagai bagian dari publikasi keberadaan Kampus STAN. Hanya yang patut disayangkan adalah belum adanya atlit anggota STAPALA yang bisa menjadi juara. Dengan adanya fasilitas dinding panjat yang memenuhi standard diharapkan anggota STAPALA tidak hanya sukses menyelenggarakan KPDS tetapi juga sukses menjadi juara !

 

 

Ikuti Acara STAPALA berikutnya ………

FAMILY CAMP,

Bumi Perkemahan Situ Gunung, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat

8-9 JUNI 2013, Pendaftaran dan informasi hubungi Petoy  telepon / SMS  081282954222 ( Direktur Eksekutif STAPALA ).

 

SERAGAM STAPALA

Dapat diperoleh dengan cara menghubungi  Petoy  telepon / SMS  081282954222 ( Direktur Eksekutif STAPALA ).

 IURAN STAPALA

Sesuai dengan hasil rapat Pengurus Nasional STAPALA  sebagaimana tertuang dalam Keputusan  Ketua BPH STAPALA  No. SK-002/BPH-SPA/VII/2012 perihal iuran 2013 sebesar Rp 200.000 per anggota per tahun, untuk itu mohon seluruh anggota STAPALA dapat segera mentransfer iuran tersebut melalui  rekening STAPALA:

PPA STAPALA  ( Perhimpunan Pencinta Alam STAPALA)

Bank BCA Cabang  Cipete  0713012723

atau

PPA STAPALA  ( Perhimpunan Pencinta Alam STAPALA)

Bank Mandiri Cabang Aminta Plaza 1010005733967

Untuk mempermudah identifikasi mohon setiap jumlah transfer diakhiri dengan nomor anggota masing-masing,  lalu sms konfirmasi transfer ke 081282954222 ( Direktur Eksekutif STAPALA ).

NEWSLETTER STAPALA : Diterbitkan oleh Bidang Media Pengurus Nasional STAPALA, Alamat Redaksi : Posko STAPALA, Kampus STAN Jl. Bintaro Raya Sektor V, Bintaro, Jakarta, Telpon (021) 7238160, Email : Indrajabrix@gmail.com, Web  www.stapala.comSMS :   081282954222 (Direktur Eksekutif STAPALA)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: